Rabu, 13 Mei 2009

Terang Hanya Umpamaan dari Sukses

Bintang merupakan salah satu pujian dari manusia. Ia terang di saat malam bersama temannya, bulan. Terkadang, kita akan merasa kagum padanya. Berada di lokasi tertinggi, melihat pengikutnya di bumi. Biasanya dia muncul, tapi ada saatnya tidak ketika akan hujan. Dia sungguh bebas tak terikat apapun di kehidupannya. Kurasa, dia tidak muncul jika hujan, karena sedang sakit hati, menangis. Mengapa??

Sebenarnya, tiada gunanya apabila kita kagum padanya. Kita tetap begitu saja. Seharusnya, kita mengubah diri sebagai sebuah bintang yang paling terang. Walaupun tidak seterang matahari & bulan. Tetapi kita dapat terang ketika pagi hari, dan juga malam hari. Kalau ingin terang, tinggi, jangan seperti bintang, bulan, dan matahari. Kita harus lebih dari mereka.

Bintang tidak keluar ketika akan hujan karena sedih. Walaupun ia menerangkan malam hari, tetapi dia tetap saja tidak diingat. Karena ada banyak bintang yang mirip bahkan sama dengannya.Bulan hanya ada ketika malam (walaupun terkadang pagi hari dapat kita lihat "Bulan Kesiangan") dan matahari hanya pada pagi, siang, dan sore hari.
Tetapi kita, biarkan pagi, malam, dan hujan, kita tetap ada, terlihat, karena kita unik dengan sinar yang keluar dari dalam diri kita.

Maksud dari semua kata-kata saya ini hanya ingin menyadari semua, raihlah cita-cita setinggi mungkin, bukan hanya kau, dan juga aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar